ProZ.com global directory of translation services
 The translation workplace
Ideas

 
User
Thread poster: Ade Indarta
Crowdsourcing [kumpuldaya] untuk proyek terjemahan

Ade Indarta  Identity Verified
Indonesia
Local time: 09:48
English to Indonesian
Oct 15, 2009

He2 melanjutkan diskusi di Bahtera (http://groups.yahoo.com/group/bahtera/) karena pertanyaannya lebih spesifik, saya rasa lebih tepat ditanyakan di forum ini.

Berikut saya kutipkan pertanyaan saya di Bahtera:

-Start Quote-
Sebelumnya konsep crowdsourcing sudah banyak dikenal untuk
proyek-proyek non-profit seperti OpenSource, Wikipedia, dsb.
Menariknya, sekarang orang-orang bersedia terlibat dalam crowdsourcing
(tanpa dibayar) untuk mengerjakan proyek yang sebenarnya menguntungkan buat
pihak tertentu (komersial). Nah sekarang setelah metode crowdsourcing
seperti ini juga merambah dunia terjemahan (Facebook), apa ini bakal jadi
saingan terbaru para penerjemah profesional?

Bacaan:
http://www.multilingualblog.com/index.php/weblog/facebook-and-google-new-translation-tools-free-to-the-masses/
http://bits.blogs.nytimes.com/2009/09/30/facebook-offers-translation-tool-to-other-web-sites/?hpw
http://developers.facebook.com/news.php?blog=1&story=308
http://weblogs.baltimoresun.com/news/technology/2009/08/facebook_applies_for_patent_fo.html
-End Quote-


Nah saya baru saja ingat kalau model penerjemahan situs ini (ProZ.com) ke bahasa Indonesia juga dilakukan dengan metode crowdsourcing, mengumpulkan sumber daya, yang setahu saya tidak dibayar uang (CMIIW). Ini menarik sekali mengingat sebagian besar penerjemah yang ada di situs ini adalah penerjemah profesional. Jadi dalam konteks pertanyaan saya di atas yang terjadi di situs ini bukannya crowdsourcing, usaha pengumpulan sumber daya secara cuma-cuma, yang menjadi saingan penerjemah profesional tapi justru penerjemah profesional sendiri yang bersedia dengan sukarela mengumpulkan sumber daya yang mereka miliki untuk proyek ini.

Jadi pertanyaan saya sekarang adalah mengapa sebagai penerjemah profesional mau menerjemahkan ProZ.com tidak dibayar?

Terima kasih sebelumnya atas tanggapannya,

Ade

[Edited at 2009-10-15 16:48 GMT]

[Edited at 2009-10-15 17:11 GMT]


Direct link Reply with quote
 

ivo abdman
Indonesia
Local time: 09:48
English to Indonesian
+ ...
Kalo jawabannya hobby bagaimana Oct 15, 2009

Kalau jawabannya mereka adalah penerjemah profesional punya hobby jadi penerjemah amatir (tidak dibayar) bagaimana ?

Ya namanya hobby mau gimana lagi...


Direct link Reply with quote
 

Harry Hermawan
Local time: 09:48
Member
English to Indonesian

Moderator of this forum
Asas manfaat Oct 15, 2009


Ade Indarta wrote:
Jadi pertanyaan saya sekarang adalah mengapa sebagai penerjemah profesional mau menerjemahkan ProZ.com

Ade



De, di dunia yang "begini" menurut orang banyak yang harus dengan usaha, bahasa kerennya tidak ada makan siang gratis...(kalo kite sih ada aja, kalo ramadan apalagi, eh tapi bukan makan siang yah...tapi bukaan).

Eniwei, saya melihatnya sebagai kesempatan berinteraksi dengan landasan asas manfaat. Bagaimanapun pasti ada ukuran untuk berbuat dan mendapat balasan.

Seperti pro bono lah....

Jadi bisa aja PR (hubungan bermasyarakat) cara penerjemah.

Mungkin bisa dipertimbangkan pemikiran ini.


Direct link Reply with quote
 

Harry Hermawan
Local time: 09:48
Member
English to Indonesian

Moderator of this forum
Mungkin juga Oct 16, 2009


ivo abdman wrote:
Ya namanya hobby mau gimana lagi...


Nah...kalo udah hobby mo gimana lagi...tul banget....

Jadi udah breathe, eat, sleep dan whatever ke penerjemahan....bahkan juga udah married to penerjemahan....


Direct link Reply with quote
 

Ikram Mahyuddin  Identity Verified
Indonesia
Local time: 09:48
Member (2006)
English to Indonesian
+ ...
Manfaat Oct 17, 2009

Saya termasuk yang pernah menerjemahkan untuk proz.com di waktu luang dengan keyakinan sedikit banyak hal itu bisa bermanfaat bagi proz.com dan bagi saya sendiri. Lagi pula itu relatif tidak menyita waktu, jadi kenapa tidak?

Direct link Reply with quote
 

Ade Indarta  Identity Verified
Indonesia
Local time: 09:48
English to Indonesian
TOPIC STARTER
Terima kasih tanggapannya Oct 22, 2009

Pertanyaan saya muncul karena saya membandingkan profesi kita dengan profesi profesional lainnya, misal dokter.

Saya tahu banyak dokter yang melakukan pemeriksaan gratis untuk kegiatan-kegiatan sosial atau pro bono. Tapi saya belum pernah mendengar dokter yang mau melakukan pemeriksaan gratis untuk perusahaan komersial, misal memberikan pemeriksaan tanpa dibayar untuk pasien rumah sakit swasta lain.

Dari beberapa jawaban rekan-rekan di atas, saya menyimpulkan ada beberapa alasan mengapa rekan-rekan bersedia menerjemahkan proz.com tanpa dibayar:

- Mengisi waktu luang/Hoby
- Mengharapkan manfaat tertentu dari Proz.com
- Sarana berinteraksi dengan penerjemah lain
- Pro Bono

He2 dari sini perusahaan komersial lain bisa memanfaatkan motivasi ini untuk mendapatkan terjemahan gratis dari penerjemah profesional untuk situs web mereka. Tinggal menciptakan lingkungan yang memfasilitasi motivasi tersebut, misalnya saja dengan:

- Membuat situs web yang berbasis komunitas
- Mempromosikan visi yang sama dengan pengguna situs web
- Menyediakan ruang dan fasilitas agar pengguna betah berlama-lama di situs web tersebut
- Mendorong kegiatan-kegiatan interaktif antarpengguna
- Memberikan imbalan-imbalan (baik materiil atau non-materiil) untuk partisipasi pengguna

Salam,
Ade


Direct link Reply with quote
 


To report site rules violations or get help, contact a site moderator:

Moderator(s) of this forum
Hipyan Nopri[Call to this topic]
Harry Hermawan[Call to this topic]

You can also contact site staff by submitting a support request »