Working languages: English to Indonesian Indonesian to English | wicara I am a fast translator NA Local time: 16:02 WIT (GMT+7)
Native in: Indonesian | | Willingness to Work Again  | No feedback collected |
| | | |
| Freelancer | | Translation | | Specializes in: | | Economics | Human Resources | | Accounting | Management | | Finance (general) | Business/Commerce (general) | | Education / Pedagogy | | | Questions asked: 1 | | Wire transfer, Visa | Sample translations submitted: 2 | English to Indonesian: OPTIMIZING CUSTOMER EQUITY | Source text - English In theory, the best way to optimize customer equity would be to maximize the profitability of each of its three main strategies: acquisition, retention, and add-on selling. In other words, allocate sufficient resources and pursue each strategy full steam ahead. However, practically speaking, most firms have limited resources; they cannot maximize the profitability of all three strategic initiatives simultaneously. Firms regularly must make resource-allocation decisions that involve trade-offs among their marketing strategies. The necessity for trade-offs demonstrates that customer equity can only be optimized through balance.
.... | Translation - Indonesian Di dalam teori, cara terbaik untuk mengoptimalkan ekuitas pelanggan (loyalitas pelanggan) adalah dengan memaksimalkan profitabilitas masing-masing dari tiga strategi utamanya: akuisisi/pemerolehan, retensi/pemeliharaan, dan penjualan tambahan. Dengan kata lain, alokasikan dana yang cukup dan gunakan setiap strategi dengan kekuatan penuh. Namun, secara praktis, kebanyakan perusahaan memiliki dana yang terbatas; mereka tidak dapat memaksimalkan profitabilitas dari ketiga inisiatif strateginya secara bersama-sama. Perusahaan-perusahaan harus sering membuat keputusan alokasi dana yang melibatkan timbal-balik antara strategi-strategi pemasaran mereka. Arti penting timbal-balik tersebut menunjukkan bahwa ekuitas pelanggan hanya dapat dioptimalkan melalui penyeimbangan.
.... | | Indonesian to English: COUNSELING | Source text - Indonesian 1. Sarah tidak boleh meng-impose valuesnya mengenai cara mendidik anak. walaupun cara sarah mendidik anaknya selama ini ia anggap sebagai metode yang tepat, namun sarah tidak boleh menyuruh jane melakukan cara yang selama ini ia gunakan. Apabila sarah meng-impose cara yang ia pakai dalam mendidik anak pada Jane, dan setelah Jane lakukan ternyata cara tersebut tidak efektif untuk John, maka Jane bisa saja marah atau menjadi tidak percaya lagi pada Sarah (meragukan kemampuan Sarah). Sedangkan kita ketahui, bahwa antara konseli dan konselor harus memiliki hubungan yang dilandaskan pada kepercayaan, sehingga konseli dapat dengan nyaman mengemukakan perasaan dan masalah yang ia hadapi pada konselor. Dalam membantu konseli seberapa berbeda pun value yang dimiliki antara konseli dan konselor, konselor tidak boleh dengan sengaja merubah value yang dimiliki oleh konseli. Sebagai seorang konselor, Sarah sebaiknya membantu konseli melihat permasalahan dari berbagai sisi, memfasilitasi konseli agar dapat membayangkan berbagai kemungkinan yang ada, membantu Jane agar dapat cope dengan masalah John dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu Jane menjawab sendiri apa yang sebenarnya terjadi dengan anaknya. Sarah juga dapat meminta Jane bercerita bagaimana hubungan antara john dan Pater, apa reaksi John ketika Pater yang berbicara pada John, dan apa reaksi John ketika Jane yang berbicara, kemudian meminta Jane membandingkan perbedaan pendekatan yang ia dan Pater lakukan.
Namun pada akhirnya Sarah sebagai seorang konselor harus mengembalikan tanggung jawab pada Jane, agar ia memilih langkah apa yang dapat ia lakukan untuk menangani anaknya, maupun cara Jane memandang masa perkembangan anaknya tersebut.
2. Sebagai seorang konselor, kita akan menemui banyak jenis permasalahan. Dalam memfasilitasi seseorang agar dapat menjadi lebih baik, konselor akan menyelami permasalahan kliennya. Oleh karena itu Self-awareness mengenai valeus yang ia miliki akan membantu seorang konselor agar tidak hanyut dalam permasalahan yang dihadapi oleh klien yang ia tangani. Dengan self-awareness yang ia miliki, konselor dapat menjadi pihak yang mempu melihat permasalahan tersebut dari berbagai sisi, dan membantu klien melihat permasalahannya dengan lebih baik, namun tidak membuat konselor kehilangan nilai yang ia miliki.
Apabila seorang konselor tidak memiliki self-awareness maka konselor tersebut dapat terseret ke dalam permasalahan yang dihadapi oleh klien. Sebagai individu, konselor juga memiliki kehidupan pribadi sendiri. apabila konselor tidak memiliki self-awareness, maka sangat mungkin hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan pribadinya.
Seorang konselor pun tidak hanya menghadapi satu klien dengan satu permasalahan saja, oleh karena itu self-awareness sangat penting agar konselor dapat tetap merasa nyaman saat berinteraksi dengan klien lain, dan nyaman saat menggali permasalahan yang dialami oleh klien-klienya yang lain.
Self-awareness merupakan bentuk profesionalitas seorang konselor terhadap pekerjaannya sebagai konselor dan perannya sebagai individu dalam kehidupan pribadinya.
| Translation - English 1. Sarah must not impose her values in teaching children. Although the method used by Sarah in teaching children is considered as appropriate so far, she must not ask Jane to do what she has used before. If Sarah force her method on Jane while it is not effective for John, Jane may upsate to or does not trust Sarah anymore (meaning she is uncertain about Sarah’s ability). As we know, there must be mutual trust between conselee and counselor so that the counselee can exhibit freely and comfortably his/her feeling and problems to the counselor. Although the values held by counselee and counselor are different, the counselor must not intentionally change counselee’s values. As a counselor, it is better for Sarah to help the counselee in seeing the problems from many viewpoints, to facilitate the counselee to figure out the existing possibilities, and to help Jane to cope Johns’ problems by asking some questions relating to her son that Jane must answer herself. In addition, Sarah can ask Jane to tell how the relationship between John and Pater is, what John’s reaction is when he talks to Pater, and what John’s reaction is when he talks to Jane. Finally, Jane can compare the approaches she and Pater used to John.
However, as a counselor, Sarah must confer responsibility to Jane so that she can take the most appropriate actions to cope her sons’ problems and see her sons’ progress.
2. As a counselor, one faces many problems. In facilitating someone to be better one, a counselor must explore further his/her client’s problems. Therefore, self-awareness about the values he/she has will finally assist a counselor not to interfere with his/her client’s problems. With this self-awareness, a counselor is able see problems from many viewpoints and can assist his/her clients to see their problems more appropriately, while he/she will not lose his/her values.
If a counselor does not have self-awareness, he/she can interfere with client’s problems. As an individual, the counselor has his/her own individual life. If the counselor does not have self-awareness, it is possible that the problems faced can influence his/her individual life.
A counselor will face many clients with various problems. Therefore, self-awarenes is important for a counselor so that he/she can feel comfortable in interacting with other clients and in exploring their problems.
Self-awareness is professionalism trait of a counselor, both in his/her profession and in his/her individual life.
| More Less | | Years of translation experience: 6. Registered at ProZ.com: May 2009. | | N/A | | N/A | | N/A | | Adobe Acrobat, Adobe Photoshop, Microsoft Excel, Microsoft Word, Powerpoint | | http://awie-wahana.blogspot.com | | About me I am a non-sworn translator with six years experience in translating various documents. I can translate very fast (more than 85 words per minute or 600 characters per minute). I am a hard worker. I am able to work for more than twelve hours a day. |
| Keywords: indonesia, economics, business, marketing, human resources, finance
Profile last updated May 23, 2009 |