Working languages:
Indonesian to English
English to Indonesian

hanifahwr

Indonesia
Local time: 08:52 WIB (GMT+7)

Native in: Indonesian Native in Indonesian
  • Send message through ProZ.com
Feedback from
clients and colleagues

on Willingness to Work Again info
No feedback collected
Account type Freelance translator and/or interpreter
Data security Created by Evelio Clavel-Rosales This person has a SecurePRO™ card. Because this person is not a ProZ.com Plus subscriber, to view his or her SecurePRO™ card you must be a ProZ.com Business member or Plus subscriber.
Affiliations This person is not affiliated with any business or Blue Board record at ProZ.com.
Services Translation, Editing/proofreading
Expertise
Specializes in:
Telecom(munications)Education / Pedagogy
Cooking / Culinary

Payment methods accepted Wire transfer
Portfolio Sample translations submitted: 1
Indonesian to English: An Excerpt of a Court Decision
General field: Law/Patents
Detailed field: Law: Patents, Trademarks, Copyright
Source text - Indonesian
Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang Pemohon Kasasi dahulu sebagai Penggugat telah mengajukan gugatan terhadap Termohon Kasasi I dan II dahulu sebagai Tergugat I dan II dan Turut Termohon Kasasi dahulu sebagai Turut Tergugat di depan persidangan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada pokoknya sebagai berikut:
I. Tentang Penggugat dan Hak Cipta Penggugat:
1. Bahwa Penggugat adalah badan hukum yang didirikan menurut Undang-Undang Negara Jepang, bergerak di bidang manufaktur dan penjualan barang-barang untuk olahraga. Nama perusahaan Penggugat pada awalnya adalah Onitsuka Co.Ltd, yang mengadopsi nama pendirinya Kihachiro Onitsuka, yang berdiri pada tanggal 1 September 1949. Pada tanggal 21 Juli 1977, Onitsuka Co.Ltd, bergabung dengan GTO Co., Ltd, dan Jelenk Co., Ltd, dan berganti nama menjadi ASICS Corporation yang notabene merupakan Penggugat dalam perkara ini;
2. Bahwa Penggugat telah mengembangkan bisnis usahanya sehingga memiliki kantor cabang, anak perusahaan dan afiliasi baik di negara asalnya di Jepang maupun di luar negeri antara lain Amerika Serikat, Canada, Brazil, negara-negara Eropa, Australia, China, Hongkong,Taiwan, dsb. Dengan kantor-kantor cabang, anak perusahaan dan afiliasi yang tersebar luas, nama Penggugat dan produk-produk Penggugat juga telah dikenal dan tersebar di seluruh dunia. Hal ini juga menunjukkan bahwa Penggugat telah melakukan investasi besar-besaran baik untuk promosi, riset dan pengembangan untuk menjaga maupun meningkatkan kualitas dan reputasi perusahaan dan produk-produknya;
3. Bahwa dalam menjalankan usahanya, perusahaan Penggugat sejak tahun 1949, selalu berpedoman pada motto “Men Sana In Corpore Sano” yang menjadi daya motivasi bagi pendiri perusahaan Penggugat, Kihachiro Onitsuka yang berkonsultasi tentang bisnis dengan Kohei Hori, kawan seperjuangan dalam perang dan guru olah raga di Hyogo Prefectural Board of Education, yang mengusulkan sebagai pepatah kata-kata semangat muda, suatu satir Kerajaan Roma, “Jika Anda berdoa pada Tuhan, berdoalah untuk jiwa yang kuat di dalam tubuh yang sehat” (“Anima Sana In Corpore Sano”). Kata-kata ini meninggalkan kesan yang mendalam pada Onitsuka, dan menjadi daya motivasi baginya untuk menciptakan sepatu olah raga yang baik untuk meningkatkan kesehatan pemuda-pemudi melalui
olah raga;
4. Bahwa selama menjalankan bisnisnya sejak tahun 1949, Penggugat telah menggunakan merek “ONITUKA” yang notabene merupakan nama pendiri perusahaan dan nama perusahaan Penggugat pada waktu itu dan kemudian merek “TIGER” yang melambangkan kecepatan dan kekuatan; Dimana merek-merek tersebut telah terdaftar di Jepang dan negara-negara lain di dunia;
5. Bahwa berbagai seni lukis logo strip dan variasinya adalah berasal dari Penggugat, telah dipublikasikan dan digunakan perusahaan Penggugat sejak 1966 yang menjadi ciri khas /identitas Penggugat dan produk-produk buatan Penggugat dan kemudian terkenal sebagai “Mexico Line” karena seni lukis logo strip tersebut pertama kali dipublikasikan untuk menyambut event Olimpiade Mexico di tahun 1968. Beberapa produk sepatu olah raga produksi Penggugat yang digunakan beberapa atlit dalam event tersebut mengandung seni lukis logo strip ini; Penggugat telah mempublikasikan pertama kali dalam katalog produk dan mendaftarkan berbagai seni lukis logo strip beserta variasinya sebagai desain dan merek di berbagai negara termasuk di Indonesia sejak tahun 1966, antara lain:
(Gambar Logo)
6. Bahwa karena seni-seni lukis logo strip dan variasinya tersebut dalam poin 5 berasal dan dipublikasikan pertama kali oleh Penggugat, Penggugat dapat dianggap sebagai Pencipta dan Pemegang Hak Cipta
atas seni-seni lukis logo strip dan variasinya tersebut, sebagaimana diatur dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta yang menyatakan bahwa, “Jika suatu badan hukum mengumumkan bahwa Ciptaan berasal daripadanya dengan tidak menyebut seseorang sebagai Penciptanya, badan hukum tersebut dianggap sebagai Penciptanya, kecuali jika terbukti sebaliknya”;
7. Bahwa kata “ASICS” kemudian dilahirkan oleh Penggugat dari singkatan slogan Latin “Anima Sana In Corpore Sano”, atas ide dari Mr. Hiromi Matsushima, seorang pakar linguistik terapan yang mengganti kata “MEN” dalam motto yang selalu memotivasi perusahaan Penggugat “Men Sana In Corpore Sano” menjadi “ANIMA” yang dalam hal ini berarti kekuatan/semangat lahiriah. Kata ASICS sejak itu dijadikan Identitas Perusahaan (Corporate Identity) dan diajukan pendaftarannya sebagai merek pada tahun 1976 di Jepang oleh Penggugat. Oleh karena itu Penggugat dapat dianggap sebagai Pencipta dan sekaligus Pemegang Hak Cipta atas kata “ASICS” sesuai dengan Pasal 9 Undang-undang Hak Cipta Nomor 19 Tahun 2002;
8. Bahwa kemudian seni lukis logo ASICS diciptakan pertama kali oleh Herbert F. Lubalin, seorang desainer grafis Amerika terkenal yang dikenal sebagai Dewa tipografi /tata huruf pada tahun 1977 atas perintah Kantor Desain PAOS yang telah menerima pesanan dari pendiri perusahaan Penggugat, Mr. Kihachirou Onitsuka dengan pertimbangan ingin memberikan sentuhan internasional pada logo perusahaan yang baru; Logo ciptaan Herbert F. Lubalin ini kemudian disempurnakan oleh Kantor Desain PAOS yang berkedudukan di Tokyo, Jepang, sebagai konsultan desain yang dikontrak oleh Penggugat untuk itu. Dalam proses penyempurnaan dan pengembangan seni lukis logo ASICS oleh Kantor Desain PAOS, telah tercipta pula variasi dari seni lukis logo tersebut; Seni lukis Logo ASICS secara resmi dipublikasikan dalam beberapa surat kabar pada tanggal 21 Juli 1977 yang memberitakan merger antara tiga perusahaan Onitsuka Co. Ltd., GTO Co., Ltd. dan JELENK Co., Ltd. Sehingga Penggugat adalah Pemegang Hak Cipta dari seni lukis logo ASICS;
9. Bahwa reputasi Penggugat telah mendapat pengakuan Internasional; Penggugat juga telah aktif berpartisipasi dalam mensponsori atlet-atlet baik dari negaranya maupun dari luar negaranya dalam berbagai kompetisi olahraga nasional maupun internasional sehingga eksistensi dari reputasi Penggugat sebagai produsen sepatu dan peralatan olah raga di dunia sejak tahun 1949 hingga saat ini tidak perlu diragukan lagi; Bahkan, pada tahun 1993, seni lukis logo ASICS terpatri pada dinding museum Olympic di Laussanne, Swiss;
10. Bahwa kata “TIGER” memiliki arti khusus bagi perusahaan Penggugat karena merupakan salah satu merek yang telah didaftar oleh Penggugat sejak 1959 di Jepang, yang hak ciptanya telah dipegang oleh Penggugat dan telah digunakan pada produk-produk sepatu produksi Penggugat;Dalam perkembangannya, setelah terciptanya kata “ASICS” sejak tahun 1976 dan pengesahan seni lukis logo sebagai Identitas Perusahaan (Corporate Identity) pada tahun 1977, maka sekali lagi Kantor Desain PAOS dikontrak untuk menciptakan seni lukis logo gabungan ASICS TIGER yang kemudian dipublikasikan pertama kali oleh Penggugat pada tahun 1978. Sehingga Penggugat adalah Pemegang Hak Cipta dari seni lukis logo ASICS TIGER;
Translation - English
Considering, whereas based on the pertinent letters, the Petitioner formerly referred to as the Plaintiff has filed a lawsuit against the Respondent I and II formerly referred to as the Defendant I and II and the Co-Respondent formerly referred to as the Co-Defendant before the commercial court hearing at the Central Jakarta District Court, in its essence as follows:
I. Regarding the Plaintiff and Plaintiff’s Copyright:
1. Whereas the Plaintiff is a legal entity established under the laws of Japan, specializing in the realm of manufacture and sales of sporting goods. The initial name of the Plaintiff’s company was Onitsuka Co. Ltd named after its founder, Kihachiro Onitsuka, established on 1 September 1949. On 21 July 1977, Onitsuka Co. Ltd., was incorporated with GTO Co., Ltd. and Jelenk Co., Ltd., and changed its name into ASICS Corporation which as a matter of fact is the Plaintiff in this case;
2. Whereas the Plaintiff has expanded its business, then having branch offices, subsidiaries and affiliations in either its home country, Japan, or foreign countries such as the United States of America, Canada, Brazil, European countries, Australia, China, Hong Kong, Taiwan, etc. With the expansive branch offices, subsidiaries and affiliations, the plaintiff’s name and products have been recognized and widespread around the world. This also shows that the Plaintiff has done a large-scale investment for promotion, research and development so as to maintain and strengthen the quality and reputation of the company as well as its products;
3. Whereas while running the business, since 1949, the Plaintiff’s company had always relied on a motto “Men Sana In Corpore Sano” which became the source of motivation for the founder of the Plaintiff’s company named Kihachiro Onitsuka, who consulted business matters with Kohei Hori, one of his comrades and a sports teacher in the Hyoho Prefectural Board of Education, from whom he got suggestion regarding a youthful proverb, a Roman satire, which reads, “If you pray to the God, pray for a healthy soul in a healthy body” (“Anima Sana In Corpore Sano”). This had made a profound impact on him and later became the source of his motivation to create good sports shoes so as to help strengthen all the young generations’ health through sports;
4. Whereas while running the business, the Plaintiff had been using the mark “ONITUKA” since 1949 which as a matter of fact was the name of the company’s founder and the name of the Plaintiff’s company at that time and the mark “TIGER” which symbolizes speed and strength; Where the said marks had been registered in Japan and in other countries in the world;
5. Whereas various painting stripe logo and its variations originated from the Plaintiff, had been published and used by the Plaintiff’s company since 1966 so that it had become the characteristic/identity of the Plaintiff as well as its products which later known as “Mexico Line” because of its first publication in the celebration of the Mexico Olympics of 1968. Some of the Plaintiff’s sports shoes products worn by several athletes in that event contained this painting stripe logo; The Plaintiff had it published for the first time in a product catalogue and had registered the painting stripe logo along with its variations as design and trademark in various countries including Indonesia since 1966, namely:
(Pictures of Logo)
6. Whereas since the said painting stripe logo and its variations as referred to in point 5 originated from and were published for the first time by the Plaintiff, the Plaintiff may be deemed as the Author and the Copyright Holder of the said painting stripe logo and its variations, as set forth in Article 9 of Copyright Laws Number 19 of 2002, that is “If a legal entity announces that a work has originated from it without mentioning a person as the author, then the legal entity shall be deemed to be the Author, unless proven otherwise”;
7. Whereas the word “ASICS” was invented by the Plaintiff from the acronym of Latin phrase “Anima Sana In Corpore Sano”, an idea given by an expert on applied linguistics named Mr. Hiromi Matsushima, who replaced the word “MEN” in “Men Sana In Corpore Sano”, the motto by which the Plaintiff’s company always got motivated, into the word “ANIMA” which means strength/outward spirit. Ever since the word ASICS has been considered as the Corporate Identity and was filed for trademark registration by the Plaintiff in Japan in 1976. Therefore, the Plaintiff should be deemed as the Author and the Copyright Holder of the word “ASICS” pursuant to Article 9 in Copyright Laws Number 19 of 2002;
8. Whereas therefore, the painting stripe logo ASICS was first created by Herbert F. Lubalin, a famous American graphic designer who was widely known as the God of Typography in 1977, upon the instruction of the PAOS Design Office whose order came from the founder of the Plaintiff’s company, Mr. Kihachirou Onitsuka, with a view to giving an international look on the new company’s logo; The said logo was then perfected by the PAOS Design Office in Tokyo, Japan, a company acting as a design consultant contracted by the Plaintiff for such purpose. In the process of perfection and development of the painting stripe logo ASICS by the PAOS Design Office, variations of the said painting stripe logo were also created; The painting stripe logo ASICS was officially published in several newspapers on 21 July 1977 announcing merger of the three companies, namely Onitsuka Co. Ltd., GTO Co., Ltd. and JELENK Co., Ltd. Therefore, the Plaintiff is the Copyright Holder of the painting stripe logo ASICS;
9. Whereas the Plaintiff’s reputation has gained international recognition; the Plaintiff has been actively participating in sponsoring both local and foreign athletes in a number of national and international sports competitions so that the existence of the Plaintiff’s reputation as the world’s shoes manufacturer and sporting goods from 1949 to date should not be doubted anymore; Furthermore, in 1993, the painting stripe logo ASICS was inscribed on the wall of the Olympics museum in Laussanne, Swiss;
10. Whereas the word “TIGER” has special meaning to the Plaintiff’s company on the grounds that it was one of the marks which had been registered by the Plaintiff since 1959 in Japan, where the Plaintiff is the Copyright Holder of the said mark and the said mark has been utilized on the Plaintiff’s shoes products; During its development, after the creation of the word “ASICS” since 1976 and the affirmation of the said painting stripe logo as the Corporate Identity in 1977, the PAOS Design Office was once more contracted to create the combined painting stripe logo ASICS TIGER which was then published for the first time by the Plaintiff in 1978. Therefore, the Plaintiff is the Copyright Holder of the said combined painting stripe logo ASICS TIGER;

Translation education Bachelor's degree - Universitas Indonesia
Experience Years of experience: 4. Registered at ProZ.com: Dec 2017.
ProZ.com Certified PRO certificate(s) N/A
Credentials N/A
Memberships N/A
Software CafeTran Espresso, Google Translator Toolkit, Microsoft Excel, Microsoft Word, Powerpoint
Bio
No content specified


Profile last updated
Dec 27, 2017



More translators and interpreters: Indonesian to English - English to Indonesian   More language pairs