Indonesian to English: Philosophical Date 1 General field: Art/Literary Detailed field: Poetry & Literature | |
Source text - Indonesian Sukates is a big fan of Socrates. About philosophy, he can give you a long presentation without anyone can understand. In contrast about woman things, he can present nothing. So, in his first date, he becomes so silent and nervous. Then he asks his best friend, “I am afraid if my communication will not going well. Is there any methods that I have to do?” | Translation - English Sukates memang pengagum berat Sokrates. Perihal filsafat, ia bisa presentasi panjang lebar tanpa seorang pun paham. Namun dalam hal perempuan, ia malah tidak paham apa yang mau di presentasikan. Maka, menghadapi kencan pertamanya, ia menjadi pendiam dan sangat gugup. Ia lalu bertanya pada sahabatnya, “Aku takut kalau nanti komunikasinya tidak lancar. Bagaimana sih metoda yang mesti aku terapkan?” |
Indonesian to English: Halaman 29, Si Buta dari Gua Plato: dan 99 anekdot filsafat lainnya, oleh : Rif’an Anwar General field: Art/Literary Detailed field: Poetry & Literature | |
Source text - Indonesian Philosophical Date 1
Sukates is a big fan of Socrates. About philosophy, he can give you a long presentation without anyone can understand. In contrast about woman things, he can present nothing. So, in his first date, he becomes so silent and nervous. Then he asks his best friend, “I am afraid if my communication will not going well. Is there any methods that I have to do?”
“Woman always likes to be asked about family, food and things about philosophy. The last one is your best right? Just try it, your date will be great” his best friend advices him. Sukates more confidently goes to his date.
Unfortunately after greeting each other, both of them are just in silence. The silence keeps continued. Remember his best friend’s advice, Sukates asked his girlfriend, “do you have brother or sister?”
“No.” again . . silent.
Sukates tried the second advice, “do you like fried rice?”
“No!”
Sukates feels so powerless. Then he remembers his third topic. He tries something philosophical, Sukates asked, “If you have a sister, do you think she will think that fried rice is really exist or just a product of imagination?”
| Translation - English Kencan Filosofis 1
Sukates memang pengagum berat Sokrates. Perihal filsafat, ia bisa presentasi panjang lebar tanpa seorang pun paham. Namun dalam hal perempuan, ia malah tidak paham apa yang mau di presentasikan. Maka, menghadapi kencan pertamanya, ia menjadi pendiam dan sangat gugup. Ia lalu bertanya pada sahabatnya, “Aku takut kalau nanti komunikasinya tidak lancar. Bagaimana sih metoda yang mesti aku terapkan?”
“Perempuan itu paling suka kalau di ajak nobrol soal keluarga, makanan dan hal hal yang berbau filsafat. Bukankah yang terakhir ini keahlianmu? Coba deh, pasti kencanmu menyenangkan” saran sahabatnya. Sukates pun dengan lebih percaya diri pergi berkencan.
Sayangnya begitu saling menanyakan apa kabar, keduanya langsung terdiam. Kebisuan terus berlanjut. Teringat saran sahabatnya, Sukates bertanya kepada teman kencannya, “Kamu punya kakak?”
“Tidak.” lagi . . diam.
Sukates mencoba topik kedua, “Kamu suka nasi goreng nggak?”
“Nggak!”
Sukates serasa mati kutu. Lalu ia teringat topik ketiga. Mencoba sesuatu yang filosofis, Sukates bertanya, “Seandainya kamu punya kakak, apakah kira kira ia akan menganggap bahwa nasi goring itu benar benar ada atau hanya khayalan belaka?”
|